Belajar dan mengajar
A. Belajar
dan mengajar
1. Belajar
Secara
umum, kata 'belajar' membawa setidaknya dua makna. Secara umum ada satu jenis
perubahan, sering dalam pengetahuan tetapi juga dalam perilaku. Namun,
pembelajaran tidak dapat didefinisikan hanya dalam hal perubahan perilaku.
Tetapi ada juga perasaan yang lebih kuat dari kata kerja 'belajar' yang berarti
menghafal, belajar dengan hati (Roger, 2003, hal.86).
Mengatakan
bahwa 'belajar adalah perubahan' terlalu sederhana. Tidak semua perubahan
adalah pembelajaran. Apa yang biasanya kita maksud dengan 'belajar' adalah
perubahan yang kurang lebih permanen dan bala bantuan yang dibawa secara
sukarela dalam pola akting, pemikiran dan / atau perasaan seseorang (Roger,
2003, p.86).
Menurut
Ambrose et al. (2010, hal.3):
• Belajar adalah suatu proses, bukan
produk
• Belajar adalah
perubahan dalam pengetahuan, kepercayaan, perilaku atau sikap
• Belajar bukanlah
sesuatu yang dilakukan untuk siswa, tetapi sesuatu yang siswa.
Maka dapat di simpulkan
belajar yaitu proses perubahan yang sederhana, yang berbentuk pengetahuan,
kepercayaan, prilaku dan sifat. Dan belajar itu bukanlah sesuatu untuk siswa.
2. Mengajar.
Mengajar
adalah berbagai metode dan cara sistematis untuk menyajikan materi pelajaran
dan pengalaman belajar. Menurut Sequeirs (2012) itu adalah fakta yang diterima
bahwa guru biasanya tidak dilahirkan tetapi dibuat. Caupin, (2006) menyatakan
bahwa kompetensi dapat dilihat dari segi "kemampuan",
"bakat",
Jadi
mengajar itu yaitu suatu metode untuk menyajikan atau menyampaikan pembelajaran
belajar. Yang di mana seseorang harus mengajar dengan baik dan benar.
B. Prinsip belajar dan mengajar.
1. Prinsip
keterahan, yaitu adanya pola pengajaran yang menghubungkan seluruh aspek
pengajaran.
2. Prinsip
perbedaan perorangan yang kenyataan bahwa ada perbedan-perbedaan tertentu di
antara siswa.
3. Prinsip
pemecahan masalah, yaitu mengarahkan siswa untuk peka terhadap masalah dan
mempunyai keterampilan untuk mampu menyelesaikannya.
4. Pengetahuan
dan keterampilan yang di ajarkan harus bersifat praktif.
5. Kesiapan
dalam belajar sangat penting.
6. Mengajar
harus mengikuti prinsisp-prinsipnya
C. Keterampilan-keterampilan
mengajar
1. Keterampilan
bertanya merupakan ucapan verbal yang meminta respon dari seseoramg yang di
kenal.
2. Keterampilan
memberikan penguatan adalah segala bentuk respon yang bersifat verbal ataupun
non verbal yang merupakan bagian dari modifikasi.
3. Keterampilan
mengadakan variasi adalah suatu kegiatan guru dalam kontens proses interaksi
belajar mengajar yang di tunjukan.
4. Keterampilan
menjelaskan yaitu penyajian informasi secara lisan yang diorganisasikan secara
sistematis.
5. Keterampilan
membuka dan menutup
D. Tujuan
keterampilan mengajar.
Keterampilan
mengelolah kelas yaitu keterampilan guru
untuk menciptakan dan memilihara kondisi belajar yang baik. Dan keterampilan
untuk mengembalikan kondisi belajar yang baik.
(Depdikbud, 1985g:3)
1. Tujuan
untuk siswa
Keterampilan
mengelola kelas bagi siswa mempunyai tujuan.
a. Mendorong
siswa mengembangkan tanggung jawap individu.
b. Membantu
siswa agar mengerti.
c. Menimbulkan
rasa berkewajiban melibatkan diri dari tugas.
2. Tujuan
untuk guru
1. Mengajar
peserta didik, seorang guru bertanggungjawab untuk mengajar suatu ilmu
pengetahuan kepada para murid. Dalam hal ini fokus utama kegiatan mengajar
adalah dalam hal intelektual.
2. Mendidik
para murid, merupakan hal yang berbeda dengan mengajar suatu ilmu pengetahuan.
3. Melatih
peserta didik, seorang guru juga memiliki tugas untuk melatih para muridnya
agar memiliki keterampilan dan kecakapan dasar.
4. Membimbing
dan mengarahkan, seorang guru bertanggung jawab untuk membimbing dan
mengarahkan anak didiknya agar tetap berada pada jalur yang tepat dalam hal ini
sesuai dengan tujuan pendidikan.
5. Memberikan
dorongan kepada murid, untuk memberikan dorongan kepada para muritnya agar
berusaha keras untuk lebih maju. Untuk dorongan yang di berikan seorang guru
kepada guru bisa dengan berbagai cara.
E. Macam-
macam keterampilan mengajar.
1. Keterampilan
bertanya
Adalah bahasa verbal untuk meminta
respon siswa baik berupa pengetahuan, pendapat, atau sekedar mengembalikan
konsentrasi siswa yang tetdestruc oleh berbagai kondisi.
2. Keterampilan
memberikan penguatan.
Penguatan (reinforcement) adalah segala
bentuk respons, baik bersifat verbal maupun non verbal, yang merupakan bagian
dari modifikasi tingka laku guru terhadap tingka laku siswa. Bertuan memberikan
informasi atau umpan balik.
3. Keterampilan
mengadakan variasi
Variasi dalam kegiatan belajar mengajar
dimaksudkan sebagai perubahan dalam proses interaksi belajar mengajar.
4. Keterampilan
menjelaskan
Menjelaskan adalah menyajikan informasi
secara lisan dengan sistematik yang runut untuk menunjukan adanya kolerasi atau
hubungan.
5. Keterampilan
membuka dan menutup pembelajaran.
Keterampilan membuka dan menutup
pembelajaran merupakn keterampilan dasar mengajar yang harus dikuasai dan di
latih oleh para guru agar dapat mencapai tujuan pembelajaran yang efektif,
efisien dan menarik.
Menurut
hasibun keterampilan membuka pembelajaran yaitu kegiatan yang di lakukan oleh
guru dalam kegiatan pembelajaran untuk menciptakan prakondisi siswa agar minat
dan perhatiannya terpusat pada apa yang di pelajari.
6. Keterampilan
mengelolah kelas
Keterampilan
mengelolah kelas merupakan keterampilan guru untuk menciptakan kondisi kelas
yang optimal.
7. Keterampilan
mengajar kelompok kecil dan perseorangan.
Adalah
keterampilan seorang guru dalam memberikan pengajaran terhadap kelompok kecil
maupun perindividu.
8. Keterampilan
membimbing diskusi kelompok kecil.
Keterampilan
membimbing kelompok kecil adalah kemempuan yang di miliki seorang guru dalam
membimbing peserta didik belajar dengan
kelompok kecil atau saling bertukar informasi.
Daftar Rujukan
(Roger, 2003,p.86).
conceptual learning. Volume 11 dan dimensions ineeny learning senoo siegfried.
Garne, R.M.(1995). The conditions
of learning and theory instruction (4th ed) erlando, fl holt,rinehart winston.
R.P.Pathak.2012.teaching
skill. Person Education.
Blog sngat bagus.. Dan bermanfaat..
BalasHapusIa makasi ya
HapusMateri nya sangat bagus dan menarik, trms kasih banyak 😊
BalasHapusIa sama2 slamat membaca
HapusMateri yg disajikan sngt brmnafaat dan smoga dpt mmbantu orng bnyak.....
BalasHapusIa makasi yah telah membacanya
BalasHapusApa fungsi belajar dan mengajar bagi siswa?
BalasHapusFungsi belajar bagi seorang siswa itu untuk membuat siswa tersebut menjadi pintar dan membuat siswa menjadi bisa untuk meningkatkan pola pikir siswa.
BalasHapusMenurut saudari, keterampilan apa yang dapat membangkitkan gairah belajar siswa? Coba jelaskan beserta contoh!
BalasHapusBaik lah menurut saya keterampilan yang dapat membangkitkan gaira belajar siswa yaitu keterampilan bertanya, contoh nya yaitu seorang guru memberikan pertanyaan kepada siswanya maka siswa akan berlomba2 untuk bisa menjawab pertanyaan yang di ajukan oleh guru. Maka siswa akan lebih bersemangat lagi untuk belajar.
HapusMengapa persiapan belajar itu sangat penting? Dan bagaimana pendapat anda jika siswa tidak siap dalam belajar?
BalasHapuspersiapan belajar itu sangat penting dengan persiapan belajar sebelum memulai pembelajaran kita bisa mendapatkan pendidikan yang lebih baik, karena pendidikan yang baik sangat penting bagi semua orang untuk maju dalam kehidupan untuk mendapat kesuksesan.
HapusDan kalau menurut saya jika siswa tidak siap dalam belajar kita sebagai guru itu harus membangun komitmen menghapus hal negatif dan membuat siswa bersemangat lagi dalam belajar.
Coba saudari jelaskan... Apa keterampilan yg bagus di lakukan di sd?
BalasHapusMenurut saya keterampilan yang bagus di terapkan yaitu keterampilan sosial, yang di mana anak perlu mempelajari hal lain seiring dengan membaiknya prestasi belajar mereka. bahkan keterampilan sosial berperan besar dalam upaya seorang anak untuk meraih prestasi akademik yang memuaskan.
HapusMaterinya bagus
BalasHapusIa, makasi telah membaca nya.
HapusTerima kasih sudah mau berbagi, artikel ini sangat bermanfaat bagi saya
BalasHapusIya sama2. Makasi yah telah membaca nya
HapusMaterinya bagus
BalasHapus